Rabu, 19 Maret 2014

PELIHARAANKU



PELIHARAANKU
                Pada suatu hari, Opick melihat temannya memelihara 2 Ayam Kate yang  berkelamin Jantan dan Betina. Opick pikir itu hal yang menarik bila memelihara Ayam yang berpasangan sehingga Opick akan mendapatkan keuntungan telur dari pasangan Ayam tersebut,Opick mencoba berbicara kepada Orang tuanya untuk memperbolehkan memelihara Ayam sekaligus meminta uang buat beli Ayam.
            Setelah dirundingkan Ibunya Opick mengatakan bahwa “ Akan Ibu belikan Ayam -pasang untukmu tetapi dengan satu syarat kau harus merawat ayam tersebut dengan baik, apakah kau mau melakukannya? ”. tanpa banyak pikir Opick langsung menganggukkan kepala dan tersenyum senang. Dan melihat keluar rumah serasa berkata kepada dunia “ Aku siap -untuk melihat Ayam peliharaanku yang akan datang ”.
            Keesokan harinya, Ayahnya Opick datang kepadaku dan berkata “ ikutlah keluar - dengan Ayah ”, Opick pikir mungkin Ayahnya akan membelikan Ayamnya sekarang dan Opickpun langsung duduk siap dibelakang motor Ayahnya yang akan siap keluar. “ Grrreng Grreng Grreng  ” bunyi suara motor yang akan siap pergi, dengan raut muka Opick yang ingin cepat sampai tujuan dan berkata kepada Ayahnya    “ Ayo jalan Ayah! ”. Ayahnya hanya tersenyum nakal lalu mengatakan “ Ayo kita pergi, pegangan yang kuat Ayah akan mengendarai dengan kecepatan tinggi! ”. setelah sampai tujuan Opick kebingungan dengan tempat yang dia lihat didepan matanya dan menimbulkan banyak pertanyaan didalam matanya, Ayahnya tahu melihat raut muka anaknya yang kebingungan dengan tempat yang mereka kunjungi. Ayahnya mengajaknya ketempat toko bunga. “ Nak, kau masih ingat sekarang hari spesial siapa? ”. mendengar pertanyaan Ayahnya sontak air mata Opick menetes di pipi meronanya dengan mengatakan “Sekarang hari ulang tahun Ibu, kupikir kita keluar ingin beli ( tiba-tiba mengalihkan pembicaraan ) ah sudahlah yang penting kita harus beli bunga mawar putih kesukaan Ibu ”. Ayahnya tahu apa maksud pemotongan pembicaraan tadi hanya saja Ayahnya pura-pura tidak tahu yang dibicarakan Anaknya.
            Sesaat dirumah Opick melihat Ibunya sedang duduk diteras dengan raut muka sedih, Opick langsung menghampiri Ibunya “ ada apa Bu? ” ( menanyakan dengan rasa khawatir ). “sewaktu dijalan Ibu melihat ada jual Ayam Kate lalu Ibu membeli Ayam sepasang dengan rasa senang Ibu terburu-buru lari membawa Ayam itu tiba-tiba ada yang menyerempet Ibu sampai Ayamnya terlempar ditengah jalan dan Ada mobil lewat ” (dengan rasa kecewa ).
“ Sudah jangan dipirkan Bu, sekarangkan hari spesial Ibu ( dengan memeluk Ibunya) Happy birthday Ibu semoga Ibu tetap sehat selalu ”. dibalik senangnya didalam hatinya tersimpan kekecewaan karna Opick berpikir tidak akan bisa memelihara Ayam yang seperti diharapkannya. Tiba tiba Ayahnya menepuk pundak Opick hanya untuk menenangkan hatinya yang sedang galau.
            Seminggu kemudian Opick sudah melupakan keinginannya tersebut, Opick melakukan aktivitas biasa seperti tidak apa-apa dalam hidupnya. Ibunya dan Ayahnya mempunyai rencana untuk membelikan Ayam untuk Opick lagi tanpa sepengetahuan Opick, rencananya adalah Ayahnya akan membuat rumah Ayam diatas rumah. Semua rencana sudah terlaksana keesokan harinya dan hanya tinggal Opick saja untuk melengkapi sukses rencananya Orang tua Opick. Sesaat Setelah pulang bermain Opick pulang dengan rasa lelah dan menyapa Orang tuanya “ Assalamu’alaikum ”. dan Ayahnya meminta bantuan untuk menjemur baju      “ Nak tolong Ayah ”. “ iya Ayah, tapi Ayah kenapa kita naik ke atas kan biasanya jemur didepan rumah ” ( dengan rasa curiga ). Ayahnya hanya tersenyum saja melihat Anaknya yang kebingiungan, walaupun kebingungan Opick tetap mengikuti Ayahnya menuju atas rumah. Sesampai diatas Opick melihat rumah kecil dipojokan lalu Opick menghampiri rumah tersebut dan membuka ternyata isinya sepasang Ayam Kate. “ Ayah terima kasih, Ibuuuu -   ( turun kebawah menghampiri Ibunya) terima kasih Ibu ”. Disaat itulah momen yang terindah Opick dan keluarganya memelihara Ayam Kate dengan hati yang gembira menunggu Ayam betina bertelur.
-SELESAI-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar